Sunday, March 20, 2011

Front Loading Samsung WF-8752LSW 8 KG, 1200 RPM

Samsung WF-8752LSW adalah mesin cuci Front loading dan tentu saja sudah full otomatis. Mesin cuci ini di jual dengan harga di bawah 5 juta, dan untuk Samsung WF-8752LSW saya rasa harga yang ditawarkan sangat beralasan di lihat dari produk yang di jual. Mesin cuci ini memiliki banyak specs yang bisa anda lihat sendiri di bawah.


Model : WF-8752LSW

Kategori Mesin Cuci Front Loading
Merk Samsung
Stok Ready
Garansi 5 Thn Samsung Electronic Indonesia
Harga Rp. 4,550,000,-
Deskripsi

Front Loading Samsung 8 KG, 1200 RPM

Spesifikasi

Spin Motor Input 1200
Type Single Tube
Color White
Capacity 8 kg
Body Stainless Steel
Garansi 1
Samsung Washing Machine WF8752LSW Feature : Pakaian beraroma lebih segar, Tidak memerlukan deterjen dan bahan kimia untuk mencuci, Membersihkan bahan yang tidak bisa dicuci dengan pencucian konvensional, Menambah daya tahan pakaian. Saya juga sempat menulis tentang TV yaitu Samsung CS-14B501 14″.

Friday, March 11, 2011

Mencari TV yang Tepat Untuk Kita

Memilih tv yang sesuai dengan kebutuhan kita tentu saja tidak begitu susah jika kita sudah menemukan tempat yang tepat, lagi satu yang penting adalah uang. Saat ini harga tv bisa di bilang murah, apalagi tv yang masih menggunakan sistem tabung. dengan harga di bawah 2 juta anda sudah mendapatkan tv 21 inch,




Sebagai contoh Samsung CS-14B501 14″, harga tv ini sangat murah,dengan uang 900.000 kita sudah bisa memiliki tv tersebut. dan spesifikasi dari tv tersebut adalah TV is Easy View, Ultra SlimFit.

Sebagai perbandingkan baca juga Slim Fit Flat TV Merk Samsung, harga dari tv ini Rp. 1,125,000. Specification untuk flat TV adalah Ultra SlimFit, Aspect Ratio 4:3.

Friday, March 4, 2011

Selamat Hari Raya Nyepi 1933

Selamat Hari Raya Nyepi 1933 saya ucapkan ke segenap umat sedharma yang sedang merayakan. Semoga di hari raya Nyepi ini kita bisa beristirahat serta mengintropeksi diri untuk menjadi pribadi yang lebih baik lagi.

Berikut renungan dari Orang yang sangat saya idolakan Gede Prama.


Dibandingkan dengan tetua yang lebih miskin materi dulu, adakah kita hidup lebih shanti? Dibandingkan dengan tetua yang sebagian buta huruf namun rukun, adakah limpahan sarjana membuat kita lebih shanti?


Bila penghormatan terhadap Tuhan di tempat ibadah demikian khusuknya, adakah sahabat yang juga melakukan penghormatan khusuk pada Tuhan yang ada pada suami/istri, orang tua, putera/putri, tetangga, atasan/bawahan, pemerintah, manusia lainnya, binatang, tetumbuhan serta wajah-wajah Tuhan lainnya?



Ia yang mengalir bersama alam, tersenyum pada setiap putaran alam, tahu sebenarnya tidak ada hukuman. Apa yang kerap disebut bencana, sebenarnya hanya undangan laut untuk menyelam semakin dalam. memasuki wilayah-wilayah tanpa gelombang, namun penuh keheningan.

Siapa yang mengisi kesehariannya
dengan keikhlasan dan kerendahatian, akan menemukan bahwa alam sebenarnya
sebuah perpustakaan agung. Berlimpah pengetahuan dan kebijaksanaan yang
disimpan di sana. Perhatikan laut lebih dalam lagi. Di permukaan ia
senantiasa bergelombang. Sama dengan hidup manusia. Di kedalaman yang dalam,...
tidak ada gerakan apa lagi gelombang. Hanya hening yang melukis keindahan dan
kesempurnaan.



Sehat itu indah, karena
dengan badan sehat lebih banyak tugas kehidupan yang bisa dilaksanakan.
Sakit
juga indah, terutama karena sakit adalah kesempatan untuk membayar
hutang-hutang karma. Kaya itu baik karena banyak hal positif yang bisa
...dilakukan dengan kekayaan. Miskin juga baik, secara lebih khusus karena
kemiskinan adalah guru kerendahhatian.


Tidak ada kelebihan yang
memunculkan kesombongan, tidak ada kesialan yang memicu kemarahan. Sekaligus
memberi rahasia indah tentang karma: mengalirlah bersama karma, karena di sana
tersembunyi rahasia keindahan kehidupan



Di tangga-tangga kebijaksanaan, kalah juga indah. Terutama karena kalah
seperti amplas yang menghaluskan kayu yang mau jadi patung mahal,
seperti pisau tajam yang melobangi bambu yang akan jadi seruling indah
kemudian



Sehat adalah waktu untuk bersyukur pada kehidupan, sakit adalah momentum
untuk memurnikan jiwa.



Tidak mungkin mendalami kehidupan tanpa mendalami kematian. Ia mirip mau mengerti siang tanpa mau mengerti malam. Mau tahu rasa manisnya sukses tanpa tahu bagaimana pahitnya gagal.

New Comment