Thursday, January 14, 2010

Direct TV, Mendingan Jangan Dikerjain

Untuk sahabat publiser tentu saja tau dengan Direct TV, ya inilah advertiser yang artikelnya paling enggan untuk kita kerjakan, khususnya saya. Untuk Direct TV, biasanya saya akan di riject sampai 2 kali, setelah submit yang ke 3 ini baru biasanya kita akan di approve. Atau tidak jarang, saya langsung riject kalau ada job tentang TV. "Kadung trauma" Gitu kalau orang Bali bilang.

Marah dengan Direct TV

Kemarin saya juga mendapatkan lagi kesialan dengan mendapat job Direct TV, mau tidak mau saya harus kerjakan juga. Kenapa? karena saya tidak mau mendapatkan predikat buruk di BV karena sering menolak job. Seperti yang bisa sobat semua tebak, atikel saya di tolak lagi. Karena "sube jengah", sudah marah, saya submit lagi artikel yang tidak saya edit sama sekali. Walaupun harapan untuk di reject lebih dari 50%.

Jangan lupa baca yang ini juga



0 komentar:

Post a Comment

silahkan komentar, jangan spam ya.

New Comment